Pilm Berikutnya

Posted on 22.40

Black in News..
Pilm next yg wajib d tontön..
1. Inglourious Basterds..
Jenis film : War action drama

Sutradara : Quentin Tarantino

Produser : Lawrence Bender

Pemain : Brad Pitt, Christoph Waltz, Diane Kruger, Michael Fassbander

Penulis cerita : Quentin Tarantino

Studio : Universal Pictures

Sinopsis:
Borok kekejaman tentara Nazi di Perang Dunia II, kembali dibuka. Sikap tak manusiawi anak buah Adolf Hitler itu, memang meninggalkan luka yang mendalam, meninggalkan setitik sikap
dendam kesumat yang mengakar bahkan tanpa batas. Juga, dendam para pejuang untuk menyingkirkan tentara Nazi pun tak pernah berhenti.

Dan Inglouirous Basterds mengangkat sikap balas dendam dari sisi lain kelamnya rezim Nazi, yang misinya cuma satu : memburu ras Yahudi untuk dihabisi. Cerita ini berawal ketika Nazi
menduduki Prancis, tahun 1941. Sebuah keluarga keturunan Yahudi-Perancis dibunuh secara sadis dan meninggalkan seorang gadis bernama Shosana Dreyfus, yang berhasil lolos dari pembantaian yang dilakukan oleh Nazi dibawah pimpinan Kolonel Hans Landa.

Shosana lari ke tempat bibinya di Paris untuk menghindari kejaran. Beberapa tahun kemudian, Shosana sudah tumbuh menjadi gadis cantik yang memiliki sebuah bioskop di Prancis. Shosana pun telah berganti nama menjadi Emannuella. Di sanalah ia berkenalan dengan seorang prajurit Nazi bernama Fredrick Zoller yang ternyata jatuh hati kepadanya.

Dendam Shosana pun memuncak ketika ia diajak Fredrick Zoller ke sebuah acara pesta dan ia bertemu dengan Hans Landa. Shosana pun menyusun skenario untuk melakukan pembunuhan besar - besaran kepada pasukan Nazi, ketika mereka ingin menyewa bioskop Shosana untuk menonton sebuah film Jerman. Incaran satu-satunya adalah Landa yang dijuluki “Sang Pemburu Yahudi”.

Di sisi yang lain, sekelompok pasukan gerilya Amerika - Yahudi yang dipimpin oleh Letnan Aldo Raine berencana membunuh pemimpin Nazi, Hitler. Kelompok mereka dinamakan "The
Basterds", dengan misi utama menyebar ketakutan di antara pasukan Nazi. Kekejaman Nazi yang membunuh orang Yahudi, membuat Aldo dan kelompoknya berbuat yang sama dengan cara Nazi.

Meski cuma beranggotakan 8 orang, The Basterds mewajibkan setiap orang pasukannya menguliti 100 kepala pasukan Nazi. “Each and every man under my command owes me one hundred Nazi
scalps…and I want my scalps!”. Itulah salah satu quote paling populer yang didengungkan sang pemimpin gerilya.

Apalagi perjuangan kelompok ini dibantu seorang aktris cantik Jerman, Bridget von Hammersmark. Sayangnya Aldo harus kehilangan 2 anak buah terbaiknya di cafe ketika mengadakan pertemuan penyusunan skenario penggulingan Nazi. Aldon pun tetap bersemangat menjalankan misinya, dan Aldo pun menyusup ke sebuah pesta pemutaran film yang dihadiri oleh semua petinggi Nazi. Berhasilkah rencana Shosana dan The Basterds untuk membumi hanguskan Nazi?

Film berdurasi 2 jam 32 menit ini, benar-benar luar biasa, berkualitas. Film terbaik tahun ini, memang layak menempati puncak box office dengan meraup 47,6 juta dolar AS. Juga layak
menggondol predikat aktor terbaik dari peran Brad Pitt, pada festival Cannes 2009. Dan, film Inglourious Basterds menurut rencana akan rilis 16 Oktober 2009 di seluruh bioskop 21.

2. Up in the air

Jenis Film : Drama – Dewasa (adult)
Produser : Daniel Dubiecki, Jeffrey Clifford, Ivan Reitman, Jason Reitman
Produksi : Paramount Pictures
Homepage : http://www.theupintheairmovie.com/
Durasi : 109
Pemain : George Clooney
Vera Farmiga
Anna Kendrick
Amy Morton
Jason Bateman
Sam Elliott
Sutradara : Jason Reitman
Penulis : Sheldon Turner
Jason Reitman

Sinopsis:

Ryan Bingham (George Clooney) adalah orang yang bepergian ke berbagai tempat di seluruh dunia dan mengatur proses PHK atas nama bos-bos yang terlalu pengecut untuk melakukannya sendiri. Ryan menjalani kehidupan yang bebas, dia jarang mengunjungi keluarganya dan lebih suka hidup sendiri. Dalam perjalanannya, Dia bertemu Alex (Vera Farmiga) dan Natalie Keener (Anna Kendrick). Masuknya mereka berdua dalam kehidupannya membuatnya mempertanyakan kembali pandangan hidupnya.

3. The blind side

Pemain :
ABenicio del Toro
Anthony Hopkins
Emily Blunt
Hugo Weaving
Geraldine Chaplin

Sinopsis:
THE BLIND SIDE', Nasib Orang Tak Ada Yang Tahu

Nasib orang memang tidak ada yang pernah tahu. Michael Oher (Quinton Aaron) misalnya, ia mungkin tak pernah berharap menjadi orang terkenal.

Bahkan untuk bisa hidup layak saja mungkin sudah di luar impiannya.

Tapi itu semua berubah ketika ia bertemu Leigh Anne Touhy (Sandra Bullock) dan Sean Touhy (Tim McGraw) yang memberinya harapan baru.

Michael Oher adalah seorang anak kulit hitam yang tumbuh di keluarga broken home.

Tanpa tempat berlindung dan tanpa pendidikan yang memadai, nasib Oher memang tak pernah jelas.

Keluarga Touhy yang merasa prihatin lantas mengadopsi Oher menjadi anak mereka. Mereka tak peduli meski Oher bukan anak kulit putih seperti keluarga mereka.

Dengan dukungan dari keluarga barunya ini, semangat Oher pun tumbuh.

Tanpa harus meninggalkan sekolahnya, Oher memilih football sebagai jalan hidupnya.

Seiring berjalannya waktu, Oher pun tumbuh menjadi atlet football yang berbakat.

Tak ada yang mengira bahwa Oher semula hanyalah anak tunawisma yang tak punya harapan hidup.

Tapi dengan dukungan dan cinta dari orang-orang terdekatnya, tak ada impian yang tak akan terwujud.

4. An education

Resensi:

London 1962.
Menjadi remaja yang dibesarkan di kawasan suburban yang hidupnya begitu mudah ditebak, datar dan serba pas-pasan, tentu saja membuat para murid SMA ingin segera saja melesat keluar dari penjara kebosanan itu. Jenny (Carey Mulligan) , 16 tahun, cerdas dan cerdas, bekerja keras agar hidupnya yang begitu datar bisa berubah menjadi lebih bergelora jika dia diterima di Universitas Oxford. Dia menjadi kesayangan guru-guru, terutama guru sastra Inggris, karena bakat dan minatnya pada sastra dan seni. Untuk melangkah ke Universitas Oxford, Jenny bukan hanya belajar mati-matian, tetapi juga kursus Cello.
Tetapi di suatu siang ketika langit London tumpah hujan, Jenny dan sang cello basah kuyup. Sebuah mobil mewah meluncur mengikutinya. David Gold(Peter Sarsgaard) , seornag lelaki dewasa, berusia 30-an, simpatik menawarkan Jenny untuk melindungi sang cello. Pertemuan di bawah hujan itu kemudian berlanjut dengan kencan menyaksikan konser, makan malam di restoran mewah di pusat kota London dan bahkan sebuah perjalanan ke Oxford.
An EducationOrangtua Jenny yang keras dan ambisius, Jack (Alfred Molina) dan Marjorie (Cara Seymour) dengan mudah ditipu dengan berbagai kebohongan agar puteri remajanya itu bisa diajak berlibur ke Oxford. Perlahan, Jenny mengetahui bagaimana David dan kawan-kawannya mencari “nafkah”. “Jangan sok borjuis,Jenny. Inilah cara kami mencari duit; tapi dengan apalagi kita bisa menikmati restoran mahal dan liburan ke Paris?”
Film yang diangkat dari memoar Lynn Barber dan skenarionya ditulis oleh sastrawan terkemuka Nick Hornby ini, sebuah film yang getir. Sesekali berkelebatan humor , meski humor itu tetap terasa kepahitan perbedaan kelas. Jack, ayah Jenny, yang selalu menggerutu soal biaya pendidikan anaknya itu serta merta gembira dengan hubungan anaknya dengan seorang lelaki yang tampak begitu kaya raya (dan tak jelas asal muasal aliran duitnya). Penonton sudah diperkenalkan bagaimana David mencari duit dan bagaimana dia mempunyai kebiasaan ganjil di tempat tidur. Karena itu,puncak cerita ini sebetulnya adalah: titik apa yang akan membuat Jenny mau meninggalkan lelaki ini.
Sutradara Lone Sherfig dan penulis skenario Nick Hornby, sengaja membiarkan “kejutan” akhir status David sebagai puncak drama pahit ini. Persoalannya bukan klimaks itu, tetapi bagaimana tokoh Jenny mengatasi tragedi hidupnya (akibat keinginannya untuk mengambil “jalan pintas” dalam hidupnya). Inilah yang penting. Seseorang boleh saja terjerembab—karena rakus atau memilih jalan pintas—tetapi dia harus bisa bangun dan membereskan kepingan reruntuhan yang berjatuhan. Jenny--dengan segala keputusan yang salah karena ingin meraih “daya hidup”--adalah seorang sosok yang bersedia memungut keping-keping yang runtuh untuk membangun kembali.
Leila S.Chudori

nah.. jangan dilewatkan yawgh... pilm pilm yang keren ini... mmm.. semoga.. menjadi hiburan yang menarik dikala week end.... (dan untuk sobat ku yang lagi putus cinta??!! nonton yukkks!!) hahhahahhah.. tetep di Djarum Black Blog Competition Vol.2

Sumber: www.id.shvoong.com

p.s Life is beautiful

0 Response to "Pilm Berikutnya"

Posting Komentar

Terima Kasih udagh Koment.. xixixi ^^ lol